Bulan November tahun ini, merupakan salah satu bulan prestasi bagi mahasiswa Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis FISIP Unila. Salah satu mahasiswa Administrasi Bisnis, Dimas Firmansyah (2216051126) berhasil mempersembahkan prestasi akademik UNGGUL kepada Jurusan. Dimas, panggilan akrabnya telah berhasil memperoleh Beasiswa Riset Baznas Kategori Umum dan Program Studi Manajemen Zakat Wakaf Tahun 2025. Beasiswa Riset Baznas merupakan bantuan biaya riset (skripsi) dan pendidikan bagi mahasiswa S1/D4 di kampus mitra BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) khususnya jurusan STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) serta kategori berprestasi, aktivis, dan disabilitas, dengan besaran nilai beasiswa Rp 4 juta per mahasiswa.

Lajang hitam manis, berkaca mata, kelahiran Tangerang, Maret 2003 merupakan anak kedua dari empat bersaudara putra dari Bapak Heriyanto dan Ibu Sulistiawati. Proposal riset yang diajukan Dimas ke BAZNAS berjudul “Optimalisasi Portofolio Investasi Dana Haji Berbasis Syariah Melalui Diversifikasi Dengan Pendekatan Post Modern Portfolio Theory. “Proposal riset saya ini sekarang saja jadikan sebagai skripsi di Jurusan”, jelas Dimas. Saat ini riset/skripsi Dimas dibimbing oleh Dr. K. Bagus Wadianto, S.Sos, M.A.B dan Jamingatun Hasanah, S.A.B, M.Si. Skripsi tersebut sudah berada pada tahap Seminar I/Seminar Proposal. “Saya sudah mengambil data dan sedang dalam proses penyusunan bab IV Pembahasan untuk menuju Seminar II atau Seminar Hasil”, kata Dimas. Riset Dimas ini membahas tentang implementasi teori portofolio investasi dana haji yang terhimpun oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) secara efektif maupun efisien.

Saat ini, sesuai temuan permasalahan dalam penelitian, perolehan hasil investasi dari dana haji oleh BPKH hanya berada dalam kategori moderat dan belum signifikan. Sehingga masih belum memberikan nilai manfaat yang maksimal untuk penyelenggaraan haji. Hal ini salah satunya akan mengakibatkan membengkaknya pembiayaan haji. “Melihat kondisi ini, maka perlu adanya optimalisasi dalam keputusan investasi dana haji, misalnya dengan menerapkan simulasi diversifikasi investasi menggunakan Post Modern Portfolio Theory (PMPT)”, jelas Dimas. Dengan demikian investasi dapat dilaksanakan secara optimal dan akan mendapatkan return maksimal sesuai kondisi pasar. Beasiswa riset BAZNAS juga mewajibkan penerima untuk menerbitkan karya ilmiahnya pada jurnal nasional terindeks Sinta. “Rencananya saya akan menerbitkan karya ilmiah saya pada Jurnal Sinta 3”, jelas Dimas. Terpisah, Ketua Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis menyampaikan apresiasinya atas prestasi ini. “Riset dimas ini menjadi salah satu bukti bahwa mahasiswa kami mampu “berdampak” bagi lingkungan sekitar”, jelasnya.